Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung III Kabupaten Karanganyar di Desa Jumantoro Kecamatan Jumapolo

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun 2018 Kabupaten Karanganyar berlangsung di Lapangan Desa Jumantoro Kecamatan Jumapolo, Senin (15/10/2018). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi, M.Si.

Setda Kabupaten Karanganyar Membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Panowo, dalam sambutannya Gubernur mengapresiasi Program TMMD, mempererat semangat gotong royong antara masyarakat dan TNI dengan tema ‘Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenium”

Camat Jumapolo, Bapak Sri Suboko, S.Sos., M.Si menyampaikan perlunya edukasi tentang kebencanaan, mengingat wilayah jumapolo bagian timur didominasi perbukitan kebutuhan akan edukasi bencana menjadi sangat penting untuk dimasukkan dalam program TMMD.

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung III Kab. Karanganyar dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar,  Forkompinda Kab Karanganyar, Kepala SKPD terkait, TP PKK Kabupaten Karanganyar, PERSIT KCK Cab. KODIM 0727/Karanganyar dan diikuti oleh peserta dari berbagai unsur seperti Satgas, Satuan dari TNI, Polri dan Pemda serta unsur pendukung Polri, PNS, Ormas, Pelajar dan Masyarakat.

TMMD Sengkuyung sendiri pelaksanaannya selama 30 hari, mulai Tanggal 15 Oktober 2018 sampai dengan 13 November 2018 dengan target sasaran pembangunan di Dusun Wates dan Dusun Sidorejo Desa Jumantoro yaitu Betonisasi Jalan sepanjang 1200 meter, juga penggalian pondasi jembatan dan rehabilirasi 10 unit RTLH.

 

Dusun Jumantoro dipilih sebagai tempat sasaran TMMD kali ini dikarenakan penduduk didesa tersebut mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh sehingga perlu perhatian khusus dari semua pihak dalam upaya peningkatan kesejahteraan, selain itu juga program pembangunan fisik dan non fisik di Desa Jumantoro masih minim sehingga diperlukan adanya pembangunan daerah supaya  sejajar dengan desa-desa lainnya, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerja nyata dalam mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat melalui Upaya peningkatan semangat gotong royong dalam rangka terciptanya Pembinaan Ketahanan Wilayah.

Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat. Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD, serta disusun dengan system “bottom up planning” maka dari itu peran dan kerjasama dari semua stakeholder yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD. Admin